Selasa, 12 Mei 2015
YOU
seperti mimpi, baru difikirkan langsung terjadi.. omegad hatiku langsung dagdigdug. Missu sebenarnyaa O:)
Pengambilan Keputusan Taktis II
Keputusan Bauran
Produk
Setiap bauran produk mencerminkan suatu alternatif yang mengandung tingkat laba
terkait. Seorang manajer harus memilih alternative yang akan memaksimalkan
total laba. Karena biaya tetap akan sama pada semua bauran yang mungkin, dank
arena itu, tidak relevan bagi keputusan. Jadi, seorang manajer perlu memilih
alternative yang memaksimalkan total margin kontribusi.
Sayangnya, setiap perusahaan selalu menghadapi sumber daya dan permintaan yang
terbatas. Keterbatasan ini disebut kendala. Seorang manajer harus memilih
bauran optimal dengan berbagai kendala yang terdapat pada perusahaan.
ü Sumber Daya Dengan Satu Kendala
Margin kontribusi per unit dari setiap produk bukan merupakan masalah penting.
Margin kontribusi per unit dari sumber daya yang langka adalah faktor yang
menentukan. Produk yang menghasilkan margin kontribusi tertinggi per jam mesin
harus dipilih.
ü Sumber Daya Dengan Banyak Kendala
Semua organisasi akan menghadapi banyak kendala : keterbatasan bahan baku,
keterbatasan input tenaga kerja keterbatasan permintaan akan setiap produk, dan
seterusnya. Solusi dari maslah bauran produk dengan banyak kendala jauh lebih
rumit dan mensyaratkan penggunaan teknik matematika khusus yang dikenal sebagai
pemograman linier.
Penetapan Harga
·
Penetapan
Harga Berdasarkan Biaya
Permintaan adalah salah satu sisi dari persamaan penetapan harga, sementara penawaran
adalah sisi lainnya. Karena pendapatan harus menutup biaya perusahaan untuk
menghasilkan laba, maka banyak perusahaan terlebih dulu menetapkan biaya dalam
menetukan harga. Mereka menghitung biaya produk dan menambah laba yang
diinginkan. Pendekatan ini tidak berbelit-belit. Biasanya sebagian merupakan
biaya dasar dan markup. Markup adalah presentase yang dibebankan kepad biaya
dasar; termasuk di antaranya adalah laba yang diinginkan dan setiap biaya yang
tidak termasuk dalam biaya dasar. Keunggulan utama dari penetapan harga markup
adalah bahwa markup standar mudah digunakan.
·
Perhitungan
Biaya Target Dan Penetapan Harga
Perhitungan biaya target adalah suatu metode penentuan biaya produk atau jasa
berdasarkan harga yang bersedia dibayarkan oleh pelanggan. Ini juga sering
disebut sebagai perhitungan biaya berdasarkan harga. Perhitungan biaya target
merupakan metode pengerjaan terbalik dari harga untuk menentukan biaya.
Perhitungan biaya target melibatkan jauh lebih banyak kerja pendahuluan daripada
penetapan harga berdasarkan biaya. Perhitungan biaya target dapat digunakan
paling efektif pada tahap desain dan pengembangan siklus hidup produk. Pada
tahap tersebut, keunggulan produk serta biayanya masih cukup mudah disesuaikan.
·
Aspek
Hukum Dari Penetapan Harga
Pelanggan dan biaya merupakan penentu ekonomi yang penting pada harga.
Prinsip dasar di balik banyaknya peraturan tentang penetapan harga adalah bahwa
persaingan itu baik, dan harus didorong.
ü Penetapan harga predator. Praktik pengaturan harga yang
lebih rendah dari biaya dengan tujuan merugikan pesaing dan mengeliminasi
persaingan disebut harga predator. Kunci aspek hukumnya adalah bahwa harga di
bawah biaya ditunjukan untuk menyingkirkan pesaing. Harga predator dalam pasar
internasional disebut dumping, dan ini terjadi ketika perusahaan menjual
produknya di Negara lain dengan harga di bawah biaya.
ü Diskriminasi harga. Diskriminasi harga adalah pengenaan
harga yang berbeda kepada beberapa pelanggan atas produk-produk yang pada
dasarnya sama. Kuncinya adalah bahwa hanya produsen atau pemasoklah yang
dijangkau oleh undang-undang yang dinyatakan oleh Robinson-Patman Act. Hal yang
terpenting, Robinson-Patman Act memungkinkan diskriminasi harga pada kondisi
tertentu : (1) jika kondisi persaingan memang menuntut demikian, dan (2) jika
biaya memungkinkan harga yang lebih rendah.
·
Keadilan
Dan Penetapan Harga
Eksploitasi harga dikatakan terjadi ketika perusahaan dengan kekuatan pasar
menghargai produknya “sangat tinggi”. Jika harga yang dikenakan hanya untuk
menutup biaya, maka eksploitasi harga tidak terjadi. Jadi perilaku yang tidak
etis dalam penetapan harga berkaitan dengan usaha mendapatkan keuntungan secara
tidak adil dari pelanggan.
Lampiran :
Pemrograman Linier
Pemrograman linier adalah metode untuk mencari solusi optimal dari berbagai
solusi yang layak. Teori pemrograman linier memperbolehkan diabaikannya banyak
solusi. Kecuali sejumlah solusi yang terbatas, semua solusi dieliminasi oleh
teori tersebut.
Semua kendala secara bersama-sama disebut sebagai seperangkat kendala.
Solusi yang layak adalah solusi yang memenuhi kendala yang terdapat dalam model
pemrograman linier. Kumpulan dari semua solusi yang layak ini disebut
seperangkat solusi yang layak. Solusi layak yang terbaik-solusi yang
memaksimalkan total margin kontribusi-disebut solusi optimal.
Empat langkah
untuk pemecahan masalah secara grafis adalah :
1.
Buat grafik setiap kendala.
2.
Identifikasi seperangkat solusi yang layak.
3.
Identifikasi semua nilai titik sudut dalam seperangkat solusi yang layak.
4.
Pilih titik sudut yang menghasilkan nilai terbesar untuk fungsi tujuan.
Seperangkat atau bidang solusi yang layak adalah titik potong dari bidang
yang layak dari setiap kendala. Alogaritma yang disebut metode simpleks dapat
digunakan untuk memecahkan masalah pemrograman linier yang lebih besar. Model
pemrograman linier merupakan alat yang penting dalam pengambilan keputusan
tentang bauran produk, meskipun model ini mensyaratkan pengambilan keputusan
manajerial independen yang sangat kecil. Keputusan bauran produk dibuat oleh
model pemrograman linier itu sendiri
Langganan:
Postingan (Atom)
